Dengan Cara Ini Mereka Memiliki Pengasilan Alternatif yang Berkelanjutan dan Bersemangat untuk Menjaga Hutan

Dengan beternak menjadi satu diantara banyak pilihan yang bisa dilakukan untuk menjaga dan memilihara keberlanjutan hutan. Foto dok : Yayasan Palung

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga hutan, dengan cara ini pula mereka bersemangat menjaga hutan mereka.

Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) di desa Pulau Kumbang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara misalnya, mereka sangat bersemangat untuk menjaga hutan desa mereka dengan cara beternak kambing dan menyiapkan pohon bibit serta menanamnya. Mengapa beternak kambing?, dan mengapa dengan cara menyiapkan bibit tanaman dan selanjutnya mereka menanamnya (tanaman dari berbagai tanaman seperti tanaman buah-buahan, tanaman karet, tanaman pinang dan tanaman lainnya)?. Ini merupakan cara alternatif yang bisa dilakukan oleh masyarakat  sebagai harapan agar hutan terjaga dan masyarakat sejahtera. LPHD di Desa Pulau Kumbang merupakan binaan dari Yayasan Palung.  Lalu, apa hubungan beternak kambing dengan menjaga hutan?.

Beternak kambing, cara yang bisa dilakukan mereka sembari memilihara dan menjaga hutan.  ini merupakan cara alternatif yang berkelajutan. Beternak baru saja mereka lakukan, sedangkan membibit, menanam dan memilihara sejak tahun 2015 silam hingga saat ini.

“Untuk biaya pengadaan bibit tanaman dan beternak kambing, semua biaya berasal dari Bang PeSoNa (Perhutanan Sosial Nusantra). Beberapa desa lainnya yang juga merupakan binaan Yayasan Palung seperti LPHD Padu Banjar, LPHD Penjalaan, LPHD Nipah Kuning dan LPHD Pemangkat mengajukan mendapatkan bantuan serupa pula dari Bang PeSoNa. Semua proses penyusunan dan pengajuan proposal dilakukan melalui kelompok LPHD dan dibantu oleh Yayasan Palung yang selanjutnya direspon baik oleh Bang Pesona hingga dikucurnya dana bantuan kepada kelompok masyarakat yang mengajukan. Dana bantuan yang dikucurkan oleh Bang PeSoNa kepada kelompok LPHD sebesar 50 juta rupiah”, kata Edi Rahman, selaku Manager Program Penyelamatan Satwa (PPS-Hukum) Yayasan Palung.

Direktur Program Yayasan Palung, Victoria Irene Gehrke, mengatakan; “Kambing untuk konservasi? Pelestarian satwa liar bukan hanya tentang satu hewan atau menyelamatkan  beberapa pohon, tetapi juga tentang pengembangan masyarakat (manusia) yang berkelanjutan dan memberikan atau menciptakan solusi serta strategi jangka panjang untuk kepentingan manusia dan satwa liar. Kelompok LPHD di desa Pulau Kumbang yang menjadi binaan YP,  mengelola dana bantuan dari Bang PeSoNa untuk beternak kambing, mereka membeli 20 ekor kambing untuk membantu memberikan opsi ekonomi alternatif yang berkelanjutan yang tujuannya membantu mengurangi deforestasi dan berburu ketika kambing menyediakan daging, susu dan bahkan pupuk untuk mengoptimalkan hasil pertanian dan dengan demikian membatasi kebutuhan untuk ekspansi lebih lanjut dari pertanian yang menjadi habitat utama orangutan”.

Lebih lanjut Edi, sapaan akrabnya mengatakan; “Pada tahun 2019 ada 3 kelompok LPHD yang mendapatkan bantuan dari Bang PeSoNa  antara lain adalah LPHD Desa Padu Banjar; mendapatkan bantuan 4 ekor sapi dan 2000 bibit. LPHD Desa Pulau Kumbang; 20 ekor kambing dan 2000 bibit, dan LPHD Desa Nipah Kuning; 32 bok ayam daging dan 2000 bibit. Sebelumnya, LPHD Desa Penjalaan dan LPHD di Pemangkat pada tahun 2018 telah menerima bantuan. Untuk tahun ini pun, proses pengajuan bantuan sedang dalam proses untuk 3 kelompok Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yaitu; 2 kelompok di Desa Padu Banjar, 1 kelompok di Desa Pemangkat dan 1 LPHD desa Padu Banjar”

Adapun bibit tanaman bantuan kepada masyarakat, selanjutnya akan mereka (kelompok lembaga pengelola hutan desa) akan ditanam di lokasi hutan desa dan di lokasi-lokasi eks kebakaran di sekitar kawasan hutan desa dan pemukiman warga di lima desa, hutan desa dampingan Yayasan Palung, kata Edi.

Berharap masyarakat bisa menjaga dan melestarikan hutan desa mereka dengan semangat kebersamaan serta mampu mengelola ternak mereka menjadi sumber penghasilan alternatif yang berkelanjutan.

Tulisan dan informasi ini sebelumnya telah dimuat di Tribun Pontianak, Klik link untuk membaca : https://pontianak.tribunnews.com/2019/06/18/lphd-mencari-penghasilan-alternatif-yang-berkelanjutan-dari-menjaga-hutan

Tulisan ini juga dimuat di Pontianak Post (versi cetak, Selasa 18/4/2019), dengan judul :  Cara LPHD Pulau Kumbang Menjaga Hutan Desa “Gencarkan Gerakan Beternak dan Bercocok Tanam”

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

Posted in YP

Published by

yayasanpalung

Yayasan Palung, berdiri sejak tahun 2002. Yayasan Palung (YP) merupakan lembaga non profit yang bekerja untuk konservasi orangutan dan habitat serta pengembangan masyarakat. Yayasan Palung bekerja dengan semua pihak yang mempunyai tujuan sama untuk perlindungan terhadap orangutan dan habitat di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.