Kita Adalah Bagian dari Solusi untuk Lingkungan yang Lebih Baik

Peserta yang mengikuti Webinar Peringati hari Keanekaraman Hayati. (Foto : Haning/Yayasan Palung)

Relawan Konservasi Taruna Penjaga Alam (RK-TAJAM) memperingati Hari Keanekaragaman Hayati (Kehati) Sedunia atau International Day for Biological Diversity yang diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Mei.  Pada kersempatan tersebut RK-TAJAM mengadakan Webinar yang bertajuk “Kita adalah bagian dari solusi untuk lingkungan yang lebih baik” diadakan pada Kamis (20/5/2021) kemarin.

Sebagai pemateri dalam Webinar tersebut adalah Annisa Rahmawati dari Advokasi Indonesia Mighty Earth.

Dalam penyampaian materinya, Annisa Rahmawati memaparkan beberapa hal penting diantaranya;

  • Keanekaragaman hayati merupakan solusi untuk mengatasi perubahan iklim
  • Keanekaragaman hayati adalah sumber ekonomi. 40 % ekonomi dunia sangat tergantung pada keanekaragaman hayati. 70 % sistem pangan kita tergantung pada keanekargaman hayati.
  • Keanekaraman hayati adalah bagian dari budaya dan identitas.

Selain itu, Anisa Rahmawati juga menjelaskan tentang deforestasi yang terjadi di Indonesia. Deforestasi yang terjadi berdampak kepada beberapa aspek seperti; bencana dan kerugian, selain itu berpengaruh juga pada hilangnya habitat dari hidup satwa. 

Seperti diketahui, hutan sebagai pelindung dan pengatur keseimbangan iklim. Saat ini kita dituntut agar menjaga hutan (melindungi dan merestorasi) keanekaragaman hayati untuk mengatasi perubahan iklim. Selain itu, menghentikan deforestasi dan melarang jual beli satwa.

Peringatan hari Keanekaragaman Hayati Sedunia juga sebagai pengingat akan pemahaman, kesadaran dan  kecintaan kita terhadap keanekaragaman hayati atau biodiversitas di bumi ini.

Keanekaragaman Hayati sendiri dapat diartikan sebagai keanekaragaman makhluk hidup di muka bumi dan peranan-peranan ekologisnya, termasuk semua jenis tumbuhan, hewan dan mikroba.

Dalam webinar tersebut juga ditekan kepada generasi muda, terlebih relawan muda lingkungan seperti RK-TAJAM untuk terus menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan.

Diakhir materi, Annisa Rahmawati menyampaikan beberapa solusi terkait persoalan keanekaragaman hayati saat ini kepada 27 orang peserta yang mengikuti webinar.

Beberapa solusi yang ditawarkan diantaranya adalah; meningkatkan kesadaran untuk terus melindungi hutan, memerangi kejahatan lingkungan, menciptakan pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan.

Serangkaian kegiatan webinar dalam rangka memperingati hari keanekaragaman hayati sedunia berjalan sesuai dengan rencana walau sedikit terkendala dengan persoalan signal yang tidak stabil.

Penulis : Pit

Editor : Yandhi

(Yayasan Palung)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Yayasan Palung

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca