Ini Cerita Sukses Pengrajin anyaman Pandan di Kayong Utara

Ibu Saparidah (Ibu Ida) pengrajin Tikar Pandan. Foto : Yayasan Palung

Berawal dari hobi menganyam dan akhirnya produk anyamannya bisa menembus pasar global. Tidak hanya itu, ternyata menganyam juga sebagai cara untuk melestarikan budaya masyarakat setempat, di Kabupaten Kayong Utara.

Ia adalah Ibu Saparidah (Ibu Ida) bersama kelompoknya Ida Craft selalu membuat kreasi anyaman pandan menjadi berbagai produk. Selain tikar, Ida, begitu ia akrab disapa, juga membuat pengembangan produk anyaman lain berupa tas, dompet, kipas, kotak pensil, souvenir, dan map holder.

Ida yang semula hanya membuat tikar pandan untuk dijual ke masyarakat sekitar, bersama ibu-ibu pengrajin sekitarnya bergabung membentuk Ida Craft, mulai mengembangkan produk berupa tas, dompet, kipas, kotak pensil dan souvenir dari anyaman pandan.

Baca Selengkapnya tulisan ini di Tribun Pontianak : https://pontianak.tribunnews.com/2020/03/05/berawal-dari-hobi-kerajinan-tangan-ida-di-kayong-utara-tembus-pasar-global?page=all&fbclid=IwAR35YdCcTUFH1E_w8PA4x1Mo6-UVR50dM16L97AnUIYpVX6oLXgpbvdoAA0

Yayasan Palung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: