Fakta Unik Orangutan Satu Diantaranya adalah Kiss Squeak

Orangutan Kalimantan dan Sumatera merupakan satwa atau primata yang saat ini statusnya sangat terancam punah. Selain itu, orangutan juga sangat dilindungi. Ada fakta yang unik dijumpai oleh para peneliti ketika meneliti orangutan. Apakah fakta unik dari orangutan tersebut?.

Ternyata fakta unik orangutan yang dimaksud adalah perilaku atau budaya terkait Kiss Squeak. Apa itu Kiss Squeak? Pada umumnya, kiss squeak (budaya orangutan ketika merasa terancam di tempat hidupnya ketika ada orangutan lain yang berusaha mendekati wilayahnya, maka orangutan yang merasa terancam tersebut akan mengeluarkan suara Kiss Squeak). Biasanya orangutan akan mengeluarkan suara dan suara tersebut terdengar seperti suara kecupan yang nyaring ketika mereka terancam dari gangguan baik yang disebabkan oleh manusia ataupun juga oleh pesaing mereka ataupun juga dari binatang lainnya.

Menariknya, kiss squeak yang dilakukan oleh orangutan tersebut menggunakan alat. Terlihat ketika orangutan sedang marah mengeluarkan suara kiss squeak dengan menempelkan beberapa daun dan menempekan ke mulutnya sembil mengeluarkan suara kiss squeak. Selanjutnya, orangutan juga ketika ia marah maka ia akan mematahkan ranting-ranting pohon. Perilaku atau budaya kiss squeak ini dijumpai oleh para peneliti GPOCP (Gunung Palung Orangutan Project) di TANAGUPA (Taman Nasional Gunung Palung).

Menurut informasi dari presentasi Cheryl Knott (seorang peneliti orangutan), tahun 2012 menyebutkan, Pada dasarnya semua orangutan mengeluarkan kiss squeak (ksq) itu karena merasa terancam dan sedang marah.

Cek Video selengkapnya :

Kiss squeak (ksq) juga merupakan salah satu bentuk komunikasi dari orangutan, kata Wahyu Susanto (Direktur Penelitian Yayasan Palung).

Terkait fakta unik ini sebagai sebuah gambaran sama halnya dengan manusia yang juga memiliki budaya dan tradisi untuk terus dilestrikan hingga nanti. Semoga orangutan juga bisa lestari dan kita terus dapat belajar sebagai ilmu pengetahuan dari satwa  yang tidak hanya endemik dan dilindungi tetapi juga unik harus dilestarikan agar tidak punah di habitat hidupnya.

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: