Jenis Pohon dan Kandungan Karbon di Pusat Pendidikan Lingkungan Bentangor Yayasan Palung

Staf Yayasan Palung (Riduwan dan Andre Ronaldo) Sedang Melalukan Survey dan Penelitian Identifikasi Pohon. Foto dok : Yayasan Palung

Sejak tahun 2010 Yayasan Palung mempunyai satu lahan sebagai lokasi Pendidikan Lingkungan yang diberi nama BENTANGOR (Belajar Tentang Hutan dan Orangutan) yang berpusat di Desa Pampang Harapan Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara.

Dengan lahan seluas 0,6 Hektar tersebut terdapat 2 buah bangunan sederhana serta dikeliling berbagai jens pohon yang masih terbilang cukup padat. Dengan adanya berbagai jenis tanaman buah-buahan dan tanaman hutan tersebut menjadikan lokasi tersebut sangat tepat untuk dijadikan pusat pendidikan lingkungan bagi pelajar dan masyarakat umum.

Selain itu juga, dilokasi Bentangor juga terdapat sedikit lahan pertanian organik, beberapa kolam budidaya ikan, rumah kompos, Rumah Bibit Tanaman yang dikelola oleh Yayasan Palung bersama Kelompok Meteor Gadren dan Relawan Rebonk. Serta disediakan juga jalur Fieldtrip bagi pelajar ketika berada di lokasi Bentangor.

Dikarenakan lokasi Bentangor masih banyak terdapat berbagai jenis pohon membuat udara disekitarnya terasa sangat sejuk dan segar terutama di waktu pagi hari. Para pengunjung yang berada di lokasi Bentangor akan membuat betah akan kesegaran udaranya dan telinga selalu dimanjakan senandung merdu kicauan berbagai jenis burung. Bahkan ketika musim buah, para pengunjung dan orang yang tinggal di Bentangor selalu asyik memandang berbagai jenis satwa yang selalu bercengkraman sambil menyantap lezatnya berbagai jenis buah tanaman yang ada di Bentangor.

Dikarenakan Bentangor dijadikan salah satu pusat Pendidikan lingkungan, maka pada bulan Agustus 2020 Yayasan Palung melakukan survei dan penelitian kandungan Karbon dan melakukan Identifikasi Jenis pohon yang ada disekitar Bentangor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi yaitu menjelajahi setiap sudut lokasi Bentangor dimana ditemukannya jenis tumbuhan (Rugayah, 2004) dengan mengeksplorasi semua jenis pohon yang berukuran diameter 10 cm ke atas dengan sensus 100 %. Survei dan Penelitian tersebut dilakukan staf Yayasan Palung yaitu Andre Ronaldo dan Riduwan.

Menurut Andre Ronaldo yang sehari-harinya disapa Andre, bahwa Total individu pohon yang didapat pada kawasan Hutan Bentangor adalah 201 individu pohon, yang tergolong kedalam 60 species pohon dan tergolong kedalam 29 famili, jenis-jenis tersebut merupakan jenis pohon hias, pohon buah, pohon pakan satwa dan pohon yang dapat dimanfaatkan kayu dan bagian lainnya. Famili dengan jumlah individu pohon terbanyak adalah famili Moraceae (keluarga nangka-nangka) dengan 37 individu yang tergolong kedalam 9 species.

Rumah Bibit di Lokasi Pusat Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung Bentangor Pampang Center. Foto : Yayasan Palung

Pohon dihutan mampu menyerap karbondioksida (CO2) untuk proses fotosintesis dan menyimpannya dalam bentuk karbohidrat pada kantong karbon diakar, batang dan daun sebelum dilepas kembali keatmosfer. Hal ini menumbulkan keterkaitan antara biomassa hutan dengan kandungan karbon. Hutan memiliki setidaknya empat kolam karbon yaitu biomassa atas permukaan, biomassa bawah permukaan, bahan organic mati dan kandungan karbon organic tanah. Pada penelitian ini berfokus pada biomassa atas permukaan yaitu pada batang pohon yang memiliki diameter 10 cm keatas, dari hasil data yang didapatkan selama dilapangan saat ini jumlah pohon yang ditemukan sekitar 201 pohon dengan diameter pohon yang bervariasi.

Menurut Riduwan, Bahwa hasil survei dan Penelitiannya di lokasi Bentangor tersebut, dimana perhitungan karbon didapat hasil sebesar 63.075,78 Kg atau sekitar 63,07 ton Karbon. Artinya kandungan karbon yang tersimpan saat ini pada kawasan hutan bentangor untuk karbon diatas permukaan dengan diameter pohon 10 cm keatas sekitar 63.07 Ton. Penelitian ini baik indentifikasi jenis pohon dan Kandungan Karbon ini dilakukan sebagai data base Yayasan Palung dalam memberikan edukasi kepada pelajar dan masyarakat akan pentingnya melestarikan hutan serta ekosistem di dalamnya, Ujar Riduwan.

Andre Ronaldo menambahkan, bahwa hutan Bentangor dengan luas sekitar 0,6 Ha yang memiliki beberapa jenis tumbuhan yang terdiri dari pohon buah dan pohon hutan. Namun perlu adanya kegiatan penanaman agar dapat memperkaya keanekaragaman jenis tumbuhan di Bentangor karena untuk jumlah keanekaragaman jenis tumbuhan di Bentangor masih bisa dibilang sedikit. Lagi pula masih ada beberapa lahan yang masih terbuka yang bisa dilakukannya kegiatan penanaman.

Edi Rahman – Direktur Lapangan Yayasan Palung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: