Asyik, Belajar GIS Langsung dari Ahlinya

 

IMG-20160412-WA0000

Saat Belajar geographic information systems (GIS)di kantor Yayasan Palung.

Asyik, mungkin kata itu yang cocok untuk dipaparkan karena kami berkesempatan langka untuk belajar geographic information systems (GIS), bertempat di kantor Yayasan Palung selama empat hari, tepatnya dari 5 hingga 8 April 2016, kemarin.

Dalam kesempatan belajar GIS tersebut, kami mendapat kesempatan diajarkan oleh Amanda Marie West, Phd. Amanda merupakan salah seorang ahli GIS dan juga sebagai seorang yang ahli ekologi dari Colorado State University, Amerika Serikat.

Hari pertama (5 April 2016), kami diajarkan tentang materi dasar-dasar GIS, selanjutnya belajar menggunakan aplikasi QGIS untuk membuat peta. Kami juga diajari tentang bagaimana memasukan data peta Indonesia, peta Kalimantan, peta Kabupaten (Ketapang dan KKU) untuk pembuatan peta jalur, peta jalan, sebaran populasi orangutan yang ada di Gunung Palung. Pada hari pertama belajar tersebut, kami diajari untuk mengenal sekilas tentang QGIS dan bagaimana menggunakan programnya (aplikasi QGIS).

12967977_10208372291361065_804290117320335818_o

Di hari kedua (6 April 2016), kami diajarkan tentang bagaimana membuat skala, legenda, temperatur dan menentukan fokus studi area penelitian. Selanjutnya diharuskan untuk mempraktekan dengan membuat skala pada peta, menentukan berapa skala dari peta yang tentukan, misalnya penentuan skala tergantung dari kemauan dari penentuan skala yang kita mau, seperti skala 1: 50 km, 1:100 km dan seterusnya.

Setelah ditentukan skala, selanjutnya peta disimpan dan siap dicetak setelah sebelumnya juga ditentukan legenda.

20160408_164514

Pada hari ketiga (7 April 2016), kami diajarkan untuk membuat peta dan memasukan data-data untuk mengetahui peta jalan. Pada pelajaran tersebut, kami diajarkan untuk mengetahui jumlah atau berapa banyak jalan yang ada di Indonesia.

Dalam penentuan peta jalan tersebut, tampak berapa banyak jalan yang ada di Seluruh Indonesia dan perbandingan di pulau mana saja yang paling banyak terdapat jalan.

Keempat (8 April 2016), kami diajarkan untuk membuat peta suhu atau iklim. Dalam penentuan peta suhu atau iklim kami diajarkan untuk membuat data peta suhu Indonesia.

Pada pembuatan peta suhu, terlebih dahulu kami memasukan data temperatur yang ada di Indonesia. Setelah memasukan data, di peta akan terlihat dan dapat diketahui berapa suhu (iklim) yang ada di Indonesia.

Bljr 5_peta suhuDari hari pertama hingga hari keempat, kami semua yang belajar diharuskan melakukan praktek untuk menyimpan dari hasil belajar GIS yang kami pelajari.

Sekilas tentang profil Amanda M. West, PhD, yang mengajarkan kami dengan secara sukarela dan penuh dengan ketelitian. Amanda merupakan seorang lululusan S3 jurusan Ekologi dari Colorado State University, Amerika Serikat. S1 nya keilmuan lingkungan di University North Carolina Asheville dan S2 di North Carolina State University di Keilmuan Agraria.

Saat ini Amanda bekerja di Laboratorium Natural Resource Ecology (ekologi sumber daya alam), sebelumnya juga Amanda pernah menjadi pengajar geographic information systems (GIS) dan mengajar di Etiopia (Afrika), mengajar di beberapa universitas di sana dan di Amerika Serikat membantu program dari NASA yang dikenal sebagai “DEVELOP”, program khusus di NASA khusus untuk mahasiswa di tiga universitas di AS.

Amanda bekerja bersama Dr. Paul Evangelista dari Colorado State University. Selain itu, Amanda merupakan salah seorang ahli penggunaan GIS untuk perubahan iklim dan spesies konservasi.

Kami merasa sangat beruntung mendapat kesempatan langka dan mendapatkan ilmu secara gratis tentang GIS tersebut. Tentunya juga, Pelatihan QGIS ini tentunyasangat bermanfaat bagi program-program Yayasan Palung Kedepan seperti survei dan untuk mengetahui survei populasi orangutan dan lain sebagainya.

Tulisan ini sebelumnya pernah dimuat di Tribun Pontianak (tribunnews.com) online, ini link tulisannya: http://pontianak.tribunnews.com/2016/04/12/asyik-belajar-gis-langsung-dari-ahlinya

By : Petrus Kanisius ‘Pit’-Yayasan Palung

 

Published by

yayasanpalung

Yayasan Palung, berdiri sejak tahun 2002. Yayasan Palung (YP) merupakan lembaga non profit yang bekerja untuk konservasi orangutan dan habitat serta pengembangan masyarakat. Yayasan Palung bekerja dengan semua pihak yang mempunyai tujuan sama untuk perlindungan terhadap orangutan dan habitat di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.