Gunung Palung Orangutan Conservation Program

Bertempat di ruang Aula Bungur, Fakultas Kehutanan UNTAN menjadi saksi semangat luar biasa bagi para mahasiswi penerima Beasiswa Peduli Orangutan Kalimantan Barat atau West Bornean Orangutan Caring Scholarship (WBOCS), pada Sabtu (8/3/2025) pekan lalu.
Dalam merancang pesan kampanye bertema kesetaraan gender, konservasi lingkungan, dan upaya melawan pelecehan terhadap perempuan.
Perempuan dan Konservasi, Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk dalam upaya perlindungan orangutan dan habitatnya. Sayangnya, masih banyak perempuan yang mengalami hambatan dalam dunia konservasi, baik dalam bentuk kurangnya akses pendidikan, ketidaksetaraan dalam pengambilan keputusan, maupun pelecehan di lapangan.
Suara Perempuan Melawan Pelecehan, di berbagai sektor, termasuk lingkungan dan konservasi, pelecehan terhadap perempuan masih sering terjadi. Oleh karena itu, kampanye ini juga menekankan pentingnya menciptakan ruang yang aman, inklusif, dan mendukung bagi perempuan untuk berkarya tanpa rasa takut.
Dalam kesempatan tersebut, Widiya Octa Selfiany, selaku Manajer Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung, mengatakan; “Perempuan bukan hanya pelindung alam, tetapi juga pemimpin perubahan. Memastikan hak perempuan dalam konservasi berarti membangun dunia yang lebih lestari, setara, dan aman. Tidak ada tempat bagi pelecehan, diskriminasi, dan ketidakadilan!.”
Mari kita bersama suarakan hak-hak perempuan, lawan pelecehan, dan lindungi bumi kita! …
#HariPerempuanInternasional #BeasiswaPeduliOrangutanKalimantanBarat #WomenForConservation #StopPelecehan #KesetaraanGender #YayasanPalung#KonservasiOrangutan #PerempuanBersuara
Penulis: Widiya Octa Selfiany
Foto dok: Syainullah dan Riduwan
(Yayasan Palung)