Rekan yang Ceria dan Sabar Itu Berpulang, Terima Kasih Kak Desi Kurniawati atas Bakti dan Kebaikanmu

Foto Kak Desi Kurniawati semasa hidup. (Foto dok. Hendri Gunawan/Yayasan Palung).

Tidak ada lagi senyum dan tawa yang selalu menyambut pagi ketika kami di tempat kerja. Tidak ada lagi canda dan tawa, petuahmu yang tulus itu. Kini engkau telah pergi menghadap Sang Pencipta untuk selama-lamanya.

Berita duka itu mengejutkan dan datang tiba-tiba pada Senin tanggal 25 November malam, sekira pukul 23.45 WIB. Kami keluarga Besar Yayasan Palung (YP) turut Berdukacita yang mendalam atas Wafatnya rekan kami Desi Kurniawati.

Bagi kami Keluarga besar Yayasan Palung (YP) kepergian kak Desi untuk selama-lamanya menghadap Sang Pencipta sungguh duka cita yang sangat mendalam dan rasa kehilangan serta sedih yang tak terkira.

Ucapan Duka Cita yang mendalam atas wafatnya Desi Kurniawati. (Foto dok. Simon Tampubolon/Yayasan Palung).

Kak Desi Kurniawati dalam Kenangan

Selama bekerja di Yayasan Palung (YP) dan dari Awal YP berdiri, sosok Kak Desi Kurniawati telah ada, dikenal dengan sebutan orang paling senior di YP.

Awal Kak Desi bekerja di Yayasan Palung adalah membantu kampanye radio di Radio Kabupaten Ketapang (RKK) serta bekerja secara partime dan sambil mengajar di SMA Negeri 1 teluk Melano sebagai guru kontrak di SMA 1 Melano, kala itu.

Pada tahun 2003, Desi Kurniawati menjadi Staff Yayasan Palung dan bekerja secara full time dan berhenti sebagai guru kontrak.

Tidak sedikit suka duka kak/mba/mbok Desi yang selama ini ia lalui. Semasa hidupnya, kak Desi adalah sosok yang ramah, ceria, sabar dan tidak pernah lelah membantu, peduli, menasehati kami dalam dunia kerja. Tidak hanya sebagai rekan, teman, sahabat, guru, tetapi bagi kami Kak Desi sudah kami anggap sebagai keluarga karena sikap dan kepeduliannya yang sangat baik.

Foto-foto kak Desi semasa hidup, (Foto dokumen: Hendri Gunawan/Yayasan Palung).

Di Yayasan Palung (YP), Desi Kurniawati, S.H., jabatan terakhirnya adalah Manager HRD & Comdev. Desi, demikian sapaan akrabnya, pekerjaan sehari-harinya seperti pendampingan masyarakat di desa-desa binaan Yayasan Palung dan urusan kerjasama. Desi termasuk orang senior di Yayasan Palung, ia bekerja di YP lebih dari 20-an tahun. Almarhum dalam biodatanya menuliskan; sangat menyukai film dokumenter, discovery dan film-film tentang alam liar. Ia juga menyukai warna hitam putih dan merah. Semasa hidupnya Kak Desi sering kali mengisi untuk kampanye lingkungan lewat radio, mengurus urusan internal dan eksternal kantor, mengurusi kerjasama dengan mitra kerja dan membantu kegiatan di hutan desa. Almarhum kak Desi sangat menyukai kucing. Pendidikan terakhir almarhum Kak Desi adalah Sarjana Hukum di Universitas Tanjungpura Pontianak, angkatan 1995. Desi juga semasa kuliah aktif sebagai anggota MAKUMPALA (Mahasiswa Hukum Pencinta Alam).

Desi Kurniawati, lahir pada 25 Desember 1975 dan meninggal dunia karena sakit di Rumah Sakit Sudarso Pontianak, pada 25 November 2024 malam. Kak Desi meninggalkan suami dan seorang anak laki-laki.

Kak Desi Kurniawati dalam berita selama bekerja di Yayasan Palung

https://kalbar.antaranews.com/berita/364098/perlu-upaya-cepat-selamatkan-koridor-orangutan-di-ketapang

https://pontianak.tribunnews.com/2014/11/20/ajak-masyarakat-peduli-nasib-orangutan?page=all

Video dok. Bang Oman.

Foto kak Desi semasa hidup, (Foto dokumen: Hendri Gunawan/Yayasan Palung).

Foto-foto:

Kami sering menyapamu dengan sebutan Mbak Desi, Mbok Desi, Ibu Desi. Kak Desi, Kak Desi orang baik dan orang sabar.  Terima kasih atas jasamu yang tanpa lelah dari awal sampai akhir hayatmu untuk Yayasan Palung. Kebaikanmu selalu kami kenang.

Selamat jalan kak Desi Kurniawati menuju Sang Pencipta untuk Selama-lamanya. Surga menantimu orang baik. Beristirahatlah dengan damai dan tenang. Maafkan salah dan dosanya semasa hidup. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan Kekuatan dan ketabahan.

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Yayasan Palung

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca