YAYASAN PALUNG DAN REBONK ADAKAN KEGIATAN HARI TANPA KANTONG PLASTIK INTERNASIONAL

Aksi bersih-bersih sampah di Pantai Pasir Mayang di Kabupaten Kayong, Minggu (14/7/ 2024). (Foto dok. Mahendra/Yayasan Palung).

Hari tanpa kantong plastik internasional diperingati setiap tanggal 3 juli, hal ini dilakukan mengingat sampah yang berasal dari plastik menjadi salah satu masalah sebuah negara bukan hanya di Indonesia saja namun dunia.

Indonesia sendiri pertahun 2024 merupakan negara penghasil sampah plastik nomor 5 didunia dengan jumlah sekitar 9,13 ton, jika hal ini terus dilakukan maka negara kita akan menjadi salah satu negara yang buruk dalam pengelolaan sampah plastik. Maka dari itu Yayasan Palung bersama REBONK memperingati hari tanpa kantong plastik internasional dengan melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik disalah satu tempat wisata yaitu Pantai Pasir Mayang di Kabupaten Kayong Utara, pada Minggu (14/7/ 2024).

Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan beberapa komunitas yang ada di Kayong Utara seperti Sispala Peramasakti, Ganasanda, Asri Teens, Langit Senja, TAPAL, OSIS SMAN 02 Sukadana, dan PIK-R Ceria dengan jumlah sekitar 60 orang. Sebelum melakukan aksi bersih-bersih sampah, Yayasan Palung memberingan pemahaman tetang pengertian sampah, jenis-jenis sampah, bahaya sampah dan juga bagaiamana cara mengelola sampah yang disampaikan oleh Simon Tampubolon selaku koordinator pendidikan lingkungan.

Selain itu, disela-sela penyampaian materi juga diadakan sesi diskusi. Dari hasil diskusi, para peserta berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di Pantai Pasir Mayang saja, namun bisa dilakukan diberbagai kegiatan lainnya dengan berkolaborasi sesama pecinta lingkungan, dari hasil kegiatan tersebut diharapkan bisa memberikan pemahaman dan menyadarkan masyarakat agar lebih peduli dan menjaga lingkungan terutama bijak dalam menggunakan sampah plastik.

Foto-foto kegiatan :

Foto-foto kegiatan ( Foto dok. Mahendra/Yayasan Palung).

Setelah sesi diskusi selesai dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih sampah yang dibagi menjadi dua tim, yaitu tim yang bergerak menyisiri bibir pantai sisi kanan dan juga tim yang menyisiri bibir pantai sisi kiri. Dari hasil aksi tersebut setidaknya terkumpul sekitar 2 kantong berukuran besar. Adapun isi dari kantong tersebut sebagian besar adalah sampah plastik yang berasal dari bekas bungkus makan-makan ringan dan botol minuman.

Selain melakukan aksi bersih-bersih sampah, Yayasan Palung dan Peserta juga membuat plang tentang lama terurai sampah dan juga plang 3 cara mengelola sampah melalui 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). Selesai melakukan pemasangan plang, Yayasan Palung dan REBONK memberikan doorprize kepada peserta kegiatan bagi yang beruntung. Hal ini dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih Yayasan Palung kepada para peserta yang ikut andil dalam kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Penulis : Riduwan-Yayasan Palung

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Yayasan Palung

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca