Hutan dan Harapan

Pohon. (Foto dok. Yayasan Palung).

Ada hutan, ada harapan 

 tentang nyawa kehidupan

tentang asa yang masih tersisa

Teringat akan kehidupan yang kiranya boleh berlanjut hingga nanti

Hutan sebagai napas

napas semua juga sesama, bukan kata, tetapi realita nyata

napas semua makhluk yang harus riang gembira tanpa ragu kiranya

hutan sebagai bejana kehidupan yang mengajarkan harmoni

Hutan dan harapan, sebagai penopang, penyangga kehidupan

Semua berharap, hutan masih bisa dan boleh sebagai asa napas segala bernyawa tanpa menyana

berdiri, bukan terjerembab atau pun rebah tak berdaya

Ada hutan, berarti ada kehidupan.

Tulisan ini sebelumnya dimuat di kompasiana

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Yayasan Palung

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca