Gunung Palung Orangutan Conservation Program
Menerabas hujan merupakan satu dari sekian banyak cerita teman-teman dari tim survei Yayasan Palung (YP) saat melakukan survei biodiversitas di Kawasan Hutan Desa Nipah Kuning, Kayong Utara.
Sebagai informasi, tahun ini tim Survei telah melakukan lima kali survei di enam Kawasan Hutan Desa, diantaranya Hutan Desa Padu Banjar, Pulau Kumbang, Pemangkat, Nipah Kuning, Penjalaan dan Rantau Panjang.
Suka duka saat melakukan survei di Kawasan Hutan Desa bisa dilihat di Video. Mengarungi sungai dengan menggunakan perahu dengan menerabas hujan pun dilakukan. Apabaila beruntung bisa berjumpa dengan buaya karena merupakan habitat dari buaya muara (Crocodylus porosus).
Raut ceria di wajah dan tingkah kocak berjoged dari teman-teman terlihat sebagai penghibur lara dan penguat fisik untuk hari esok, dengan demikian teman-teman bisa tetap fokus saat melakukan observasi flora dan fauna.
Sebagai informasi tambahan, indikasi keberadaan satwa bisa terlihat dari beberapa jejak-jejak satwa, sarang, kotoran, apabila aves (burung) bisa terlihat dari bulu yang tertinggal dan jejak tungkai di permukaan tanah (misalnya mamalia).
Selain itu, ragam jenis tumbuhan bisa terlihat dari serasah dan buah yang jatuh di permukaan tanah sebagai indikasi keberadaan flora (tumbuhan berbunga: Angiosperm).
Dibalik menariknya keberadaan biodiversitas yang ada di Kawasan Hutan, ada ancaman nyata, beberapa diantaranya seperti; kekhawatiran akan hilangnya flora berpengaruh besar pada ketersediaan pakan orangutan khususnya untuk kelompok tumbuhan berbunga.
Berharap keanekaragaman hayati di Kawasan hutan bisa terjaga dan bisa dilihat dan dinikamati oleh generasi mendatang (anak cucu).
“Just live your live, step by step, and enjoy the process”
Penulis: Pit & Gunawan
Video: Erik Sulidra
Yayasan Palung