Gunung Palung Orangutan Conservation Program
Beberapa waktu lalu, kamera Trap Tim Smart Patrol Yayasan Palung (YP) berhasil merekam satwa liar. Seperti terlihat di rekaman video, kamera trap berhasil menangkap (merekam) pelanduk napu. Kamera trap tersebut mereka pasang di Kawasan Hutan Desa Hutan Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara.
Pelanduk napu, atau lebih populer dengan sebutan napu atau napuh (Tragulus napu) adalah sejenis mamalia kecil yang tergolong ungulata berteracak genap. Termasuk ke dalam famili Tragulidae, hewan ini berkerabat dekat dengan pelanduk jawa dan pelanduk kancil. Napuh atau napo adalah nama umumnya di Sumatra, sedangkan di Kalimantan disebut dengan nama pelanduk napuh, pelanduk nampuh, pelanduk bangkat, dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Greater mouse-deer.
Adapun wilayah persebaran Pelanduk napu adalah di Kalimantan, Pulau Laut, Bangka, Sumatera, Serasan dan Semenanjung Malaya.
Ukuran tubuh pelanduk Napu di Kalimantan sedikit lebih kecil, ukuran tubuhnya; kepala dan tubuh 520-572 mm, ekor 60-100 mm, dan berat 3,5-4,5 kg.
Napuh hidup di hutan-hutan tinggi dan hutan sekunder, kadang-kadang juga memasuki kebun. Hewan ini lebih sering didapati di dataran tinggi daripada di dataran rendah, di mana ia lebih jarang didapati. Di Bangka selatan, napuh lebih kerap dijumpai di hutan-hutan rawa daripada di tanah kering.
Daftar IUCN Red List menyebutkan, pelanduk napu masuk dalam daftar Resiko Rendah (Least Concern /LC).
Video 🎥: Kamera trap Tim Hutan Desa Yayasan Palung
Tulisan: Diolah dari berbagai sumber
Pit/Yayasan Palung
#pelanduk#pelanduknapu#kawasanhutandesa#pemangkat#simpanghilir#kayongutara#lphd