Orangutan Ternyata Vegetarian dan Frugivora, Ingin Tahu Alasannya?

“Orangutan ternyata vegetarian dan frugivora”


Orangutan sedang memakan buah hutan (Artocarpus Sp.), di Gunung Palung. foto dok. Yayasan Palung dan Tim Laman

Orangutan dikenal sebagai satwa yang sangat dilindungi, ternyata ia vegetarian dan frugivora lho, mau tahu apa alasannya?.

Sebagai primata/hewan/satwa terbesar yang menghabiskan sebagian besar waktunya di atas pohon (arboreal) orangutan sangat suka memakan tumbuh-tumbuhan (vegetarian) dan memakan buah-buahan (frugivora).

Orangutan sangat suka menjelajahi hutan dan ia selalu membuat sarang setiap harinya. Sangat jarang sekali orangutan tinggal di sarang yang lama. Hampir dipastikan setiap sarang orangutan selalu berdekatan dengan sumber pakan (sumber makanan) berupa buah-buahan dan tumbuhan.

Dikatakan sebagai vegetarian karena orangutan memakan sumber makan dari tumbuh-tumbuhan berupa daun muda dan kulit kayu. Sedangkan dikatakan sebagai frugivora karena orangutan sangat suka memakan buah-buahan yang ada di hutan. Orangutan bisa dikatakan hewan frugivora karena alasan ia suka berpindah-pindah tempat dan mencari wilayah/area yang banyak pohon buah.

Orangutan bisa kembali ke lokasi awal dimana ia mencari buah ketika di wilyah tersebut banyak buah. Tidak hanya orangutan, ada pula hewan frugivora lainnya diantaranya kelelawar pemakan buah seperti jenis Artibeus jamaicensis dan Pteropus, beberapa jenis ikan dari family Characidae, dan berbagai jenis burung.

Berdasarkan hasil penelitian di Stasiun Riset Cabang Panti, orangutan mengkonsumsi lebih dari 300 jenis tumbuhan yang terdiri dari: 60% terdiri dari buah, 20% bunga, 10% daun muda dan kulit kayu serta 10% serangga (seperti rayap).

Buah-buahan hutan termasuk sumber makanan utama (pakan) orangutan. foto dok. Tim Laman dan Yayasan Palung

Tumbuhan dominan yang dikonsumsi buahnya oleh orangutan adalah dari family Sapindaceae/sapindales (rambutan, kedondong, matoa dan langsat), Lauraceae (alpukat, dan medang), Fagaceae (petai dan kacang kedelai atau termasuk jenis kacang-kacangan), Myrtaceae/myrtales (jenis jambu-jambuan), Moraceae (ficus/kayu ara) dan lain-lainnya. Kesemua buah-buahan hutan tersebut, setidaknya itulah yang paling digemari oleh orangutan beserta satwa lainnya.

Setiap harinya orangutan menjelajahi hutan hingga 1 km/hari. Sedangkan luasan jelajah orangutan selama hidupnya adalah 200 ha. Apabila musim buah raya (musim buah) tiba, orangutan selalu mencari daerah-daerah kekuasaannya sebagai area sumber pakan (cor area).

Sepanjang hidupnya, orangutan betina jika ia memiliki anak maka ia akan mengajarkan anaknya untuk mencari makan dan membuat sarang hingga usia anaknya dewasa (umur 6-7) tahun. Sedangkan masa orangutan betina sepanjang hidupnya hanya bisa mengalami 1-2 kali masa kehamilan.

Sedangkan orangutan betina sama halnya dengan manusia saat hamil yaitu 8,5-9 bulan, dan orangutan betina mengalami masa menstruasi. Orangutan memakan buah-buahan sebagai sumber nutrisi dan tumbuh-tumbuhan sebagai makanan tambahan orangutan. Apabila orangutan jantan dewasa memakan cukup buah dan nutrisi maka ia akan tumbuh yang disebut dengan bantalan pipi (cheek pad).

Saat ini, orangutan sangat terancam di habitat hidupnya berupa hutan sebagai rumah mereka untuk berkembang biak karena sebagian besar luasan tutupan hutan semakin berkurang/menjelang terkikis habis.

Sesuatu yang sangat dikhwatirkan apabila hutan semakin berkurang hingga menjelang terkikis habis maka orangutan akan semakin terhimpit di habitat hidupnya dan semakin sulit untuk bertahan hidup hidup hingga berlanjut. Dengan keadaan demikian orangutan sudah hampir pasti semakin sulit mencari sumber makanan dan otomatis mereka pula dalam ancaman nyata.

Berharap, orangutan sebagai satwa yang dilindungi bisa lestari hingga nanti dengan syarat ada kepedulian dari semua. Selain itu, tidak lagi membuka lahan-lahan baru berupa yang sumber pakan mereka seperti tumbuhan dan pohon sumber pakan orangutan di lokasi hidup dan berkembang biaknya orangutan. Dengan adanya kepedulian bersama maka hampir pasti orangutan dan hutan bisa lestari hingga nanti. Semoga saja…

Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di : https://www.kompasiana.com/pit_kanisius/5cb82659cc528374d8333c42/orangutan-ternyata-vegetarian-dan-frugivora-mau-tahu-alasannya

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

Posted in YP

Published by

yayasanpalung

Yayasan Palung, berdiri sejak tahun 2002. Yayasan Palung (YP) merupakan lembaga non profit yang bekerja untuk konservasi orangutan dan habitat serta pengembangan masyarakat. Yayasan Palung bekerja dengan semua pihak yang mempunyai tujuan sama untuk perlindungan terhadap orangutan dan habitat di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.