WBOCS Balek Kampong Project, Adakan Kegiatan SHALAM dan Pemasangan Plang Himbauan Peduli Sampah di Pantai

Rizal saat menyampaikan materi kepada peserta yang mengikuti kegiatan balik kampung project yang bertema SHALAM (Sharing di Alam). Foto : Gilang/WBOCS/YP.

Pada tahun ini misalnya, sebanyak 6 orang penerima Beasiswa West Bornean Orangutan Caring Scholarship WBOCS yang berasal dari Kabupaten Kayong Utara yang terdiri dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Simpang Hilir dan Kecamatan Teluk Batang melaksanakan  balik kampung project mengadakan kegiatan yang disingkat SHALAM (Sharing di Alam). Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan terbuka, tepatnya di Pantai Pasir Mayang, pada (20/12/2020) kemarin.

Balik Kampung Project merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan oleh semua penerima WBOCS sebagai salah satu bentuk kampanye terhadap orangutan dan lingkungan. Kegiatan dilakukan secara terpisah antar dua kabupaten yaitu Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Dalam menjalankan program ini biasanya ditentukan berdasarkan kecamatan atau bisa pula bergabung dengan kecamatan lain yang masih satu kabupaten.

WBOCS Balik Kampung Project yang mengambil tema SHALAM merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi dan mengajak siswa/i di tingkat SMA sederajat untuk lebih peduli terhadap konservasi lingkungan dan satwa yang dilindungi terutama satwa orangutan yang saat ini statusnya sangat terancam punah. Kegiatan ini diharapkan para peserta SHALAM memiliki kesadaran konservasi yang tinggi dan menyampaikannya kembali ke orang lain.

Sonia Utami saat menyampaikan materi tentang Pengenalan WBOCS kepada peserta yang hadir dalam kegiatan Balek Kampung Project. Foto : Gilang/WBOCS/YP

Sebelum kegiatan dimulai, panitia dan peserta sarapan bersama di Pantai. Sebagai pembuka kegiatan, para peserta dan panitia saling memperkenalkan diri, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang pertama yaitu Pengenalan WBOCS yang disampaikan oleh Sonia Utami. Materi ini bertujuan untuk menarik minat para peserta agar bisa mengikuti seleksi dan menjadi bagian dari WBOCS ini. Disela materi diisi dengan Ice Breaking oleh Fitri Melyana. Sesi Pengenalan WBOCS dan Ice Breaking dilaksanakan hingga siang hari mendekati waktu istirahat sholat makan (ISHOMA).

Setelah istirahat siang, kegiatan kami dilanjutkan dengan materi Pengenalan Flora dan Fauna yang disampaikan oleh Rizal dan materi tentang Upaya Konservasi Satwa dan Lingkungan yang disampaikan oleh Ahmad Albab. Setelah penyampaian materi selesai, sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan sebelumnya. bagi para peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari panitia akan diberi doorprize berupa tumbler (botol minum).

Selanjutnya kegiatan yang dilakukan adalah pemasangan plang yang berupa himbauan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan khususnya di area Pantai Pasir Mayang tersebut.

Peserta yang mengkuti kegiatan balik kampung project yang bertema SHALAM (Sharing di Alam) berkesempatan memasang plang himbauan untuk peduli sampah di sekitar pantai Pasir Mayang. Foto : Gilang/WBOCS/YP

Beberapa isi dari pesan yang ada pada plang tersebut seperti antara lain seperti;  “Pantai Bukan Tempat Sampah”, “Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita”, “Lestarikan Hutan untuk Masa Depan”, dan “Punya Iman? Jaga Kebersihan”. Para peserta sangat berantusias dalam pemasangan plang tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini dihadiri oleh 22 orang peserta dari 6 sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Simpang Hilir, SMK Negeri 1 Simpang Hilir, SMA Negeri 1 Simpang Hilir, SMA Negeri 3 Simpang Hilir, SMA Negeri 2 Sukadana dan MA Babussa’adah Teluk Batang.

Berfoto bersama : Semua peserta yang mengikuti kegiatan balik kampung project yang bertema SHALAM (Sharing di Alam) Foto : Gilang/WBOCS/YP.

Sebelum kegiatan selesai dilaksanakan, panitia dan peserta berkesempatan untuk berfoto bersama  dan selanjutnya kami mengadakan baksos bersih-bersih sampah sekitar pantai  dan pulang.

Seluruh rangkaian kegiatan yang kami laksanakan berjalan dengan lancar sesuai alur kegiatan, walaupun pada saat dipagi hari sedikit ada kendala yaitu berupa hujan namun tidak mengganggu rangkaian kegiatan. Diharapkan kegiatan seperti ini akan tetap berkelanjutan untuk demi generasi yang peduli dengan lingkungan dan masa yang akan datang.

Penulis : Rafikah, Gilang Pratama, Sonia Utami, Fitri Melyana, Rizal dan Ahmad Albab (WBOCS Balik Kampung Project Kabupaten Kayong Utara)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: