Bulan: Maret 2016

Mengenalkan Satwa Melalui Media Panggung Boneka (Puppet Show) Bagi Anak-anak

Panggung boneka (puppet show)  Mengenalkan satwa di Sekolah bagi anak-anak usia dini. Foto dok. Yayasan Palung Sejak tahun 2003 Silam, Yayasan Palung telah melakukan kampanye (mengenalkan satwa) melalui media panggung boneka (puppet show). Ragam satwa seperti orangutan, bekantan, kelasi dan kelempiau sebagai satwa dilindungi…

Puisi, Hari Puisi  21 Maret 2016 : “Hutan Tanah Air Mengadu”

Ilustrasi gambar, tentang cerita pohon/hutan. Foto dok. Yayasan Palung Rimbunmu tidak ternilai bagi tersedianya nafas segala bernyawa banyak rebah tak berdaya melawan para tamak dan congkaknya duniawi Sejengkal tanah hingga tidak terhingga menjadi  tempat berdiam,  beranak pinak sebagai pertanda habitat kian terhimpit melanda pertiwi…

Berharap Air akan Setia Mengalir Sampai Nanti, Bagaimana Caranya Tapi?

73 % dari 53 sungai utama di Indonesia tercemar limbah industri maupun limbah rumah tangga, data tahun 2014. Sumber data capture dari sumber youtube.com Bagaimana jika hidup tanpa air?. Masih bolehkah air akan selalu setia mengalir dan menyediakannya bagi kehidupan?. Bertepatan  dengan hari air…

Selamat Hari Hutan Sedunia 2016 : Surga Terakhir, Bagaimana Nasibmu Kini?

Sumber Foto dok. FAO dan U.S. Embassy, Jakarta-Indonesia, tentang hari hutan sedunia 2016 Tanggal 21 Maret 2015 ditetapkan sebagai hari Hutan Sedunia. Mengapa kita harus memperingati hari hutan dan mengapa hutan itu penting serta bagamana nasib hutan kini?. Hutan ibarat sebagai  tempat ataupun rumah…

Sweet Seventeen Kampanye Lingkungan Yayasan Palung Melalui Radio, Melakukan Survei Pendengar

Talkshow di Radio Kabupaten Ketapang, Desi K. dari Yayasan Palung bersama Dishut Ir. Adi Mulya, beberapa waktu lalu ttg permasalahan kehutanan dan Hutan Desa Yayasan Palung melakukan survei online untuk mengetahui hasil siaran, jangkauan terkini dan jumlah pendengar Radio Kabupaten Ketapang (RKK) 95,2 FM,1044…

Para Peneliti Di Stasiun Penelitian Cabang Panti, (TNGP) Sudah Mengikuti Orangutan Selama 23 tahun, 70.000 Jam

Orangutan bernama Dewi, di Cabang Panti, TNGP saat memakan juicy bagian dari lembar pandan ini. Disebut fallback foods, Termasuk epiphytes seperti pandan. Foto dok. Yayasan Palung dan GPOCP. Tidak kurang selama 23 tahun, para peneliti dari GPOCP telah menghabiskan lebih dari 70.000 jam untuk…