Pekan Peduli Orangutan 2015: Inilah yang Dilakukan Yayasan Palung

Cap tangan untuk pekan peduli orangutan

Keterangan foto : Cap tangan untuk pekan peduli orangutan. foto dok. YP

Ekspedisi Pendidikan Lingkungan, saat foto bersama setelah memberikan materi lacture di SMAN 1 Sandai.

Siswa-siswi SMAN 1 Sandai sangat antusias saat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan PPO 2015 yang diselenggarakan Yayasan Palung dan relawan Tajamlaksanakan sejak Sabtu (7/11/2015) hingga Minggu (15/11/2015).

Hal itu terlihat dari cap tangan dan jempol yang tergambar dalam Tree painting (melukis pohon), di mana mereka menuliskan pesan kampanye, mengisi teka-teki satwa dilindungi dan berbagai kegiatan lainnya. Setidaknya inilah Kampanye penyadaran untuk peduli terhadap nasib orangutan yang bisa kami lakukan.

Adapun dalam sepekan untuk pekan peduli orangutan kami melakukan ekspedisi pendidikan ke dua desa (Penjawaan dan Petai Patah) di Kecamatan Sandai. Selain itu, relawan TajamYayasan Palung juga melakukan kegiatan kampanye terhadap orangutan pada minggu (15/11/2015), kemarin.

anak belajar mendongeng tentang satwa melalui boneka

Keterangan foto : Anak-anak belajar mendongeng tentang satwa melalui boneka. foto dok. Tajam & YP

Antusis Siswa-siswi SMAN 1 Sandai untuk tree painting

Keterangan  foto : Siswa-siswi SMAN 1 Sandai melakukan tree painting dengan cap tangan dan cap jempol. foto dok. YP

foto bersama setelah lecture di smk 1 Sandai

Keterangan foto : Foto bersama setelah lecture di smk 1 Sandai. dok. YP

Antusias masyarakat saat menonton film lingkungan

Keterangan foto : Antusias masyarakat di desa Penjawaan, kec. sandai, Kab. Ketapang, saat menonton film lingkungan. dok. YP

Minggu kemarin (15/11/2015) merupakan puncak kegiataan PPO (Pekan Peduli Orangutan/ orangutan caring week) 2015. Kegiatan dengan mengusung tema Sandai4orangutan tersebut kegiatan di pusatkan di halaman sekolah SMAN 1 Sandai. Menuliskan pesan untuk kepedulian terhadap orangutan terlihat dari pesan yang mereka tuliskan.

Pagi harinya di mulai dengan senam masal dilanjutkan mendongeng cerita satwa melalui media boneka, menuliskan pesan-pesan untuk orangutan dan lingkungan, cap tangan dan cap jempol melaui tree painting.

Selain itu, murid-murid SMAN 1 Sandai melakukan selfi tentang harapan mereka melalui pesan-pesan mereka untuk orangutan dan lingkungan. Ratusan peserta terlihat sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Menurut Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Sandai, Dian Natalis mengatakan; mengucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan seperti PPO ini. Dengan adanya pekan peduli orangutan memberikan pengetahuan dan penyadartahuan serta pendidikan kepada generasi muda terlebih tentang satwa dilindungi seperti orangutan dan lingkungan saat ini.

Lebih lanjut menurut Dian, dengan adanya kegiatan PPO 2015 yang dilaksanakan di sekolah mereka untuk selanjutnya ada kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang.

Saat ditanyai tentang kegiatan, Wendi, siswa kelas 11, IPS 2,SMAN 1 Sandai mengutarakan kegiatan sangat seru, menarik dan pesan kampanye terutama saat menuliskan pesan-pesan untuk orangutan.

Sedangkan menurut Elisabet Egariati, kelas 10 B, mengungkapkan sangat senang, menurutnya melalui kegiatan PPO banyak ilmu pengetahuan yang ia peroleh.

Sedangkan kegiatan dalam rangka pekan peduli orangutan, Relawan Tajam Yayasan Palung juga melakukan kegiatan Menyampaikan pesan tentang orangutan kepada pengunjung di Taman Kota Ketapang terutama kepada anak usia sekolah. Suasana kegiatan terlihat ramai.

Sekitar ratusan pengunjung anak-anak (usia 3-10 tahun) yang hadir. Anak-anak menggambar, anak-anak terlihat didampingi oleh orangtuanya. Anak yang lebih dewasa (umur yang bisa membaca) buku-buku, komik tentang satwa, lingkungan yang telah disiapkan.

Selain buku bacaan dan kegiatan mewarnai pengunjung akan mendapatkan hiburan dan informasi tentang Orangutan melalui Puppet Show. Informasi yang disampaikan melalui Puppet Show dievaluasi dengan kegiatan Tanya jawab dari pemain Puppet Show kepada pengunjung. Bagi pengunjung yang bisa menjawab pertanyaan diberikan bingkisan sebagai kenang-kenangan.

Sebelumnya di hari pertama ekspedisi Pendidikan Yayasan Palung, pada selasa (10/11/2015), kami melakukan lecture (ceramah) di SMAN 1 Sandai. Yakni ceramah tentang orangutan dan habitatnya.

Dalam penjelasan materi orangutan dan habitat, Edward Tang (Yayasan Palung) menjelaskan morfologi (bentuk fisik) orangutan jantan yang memiliki bantalan pipi (cheek pad/flanged) dan orangutan tidak memilik bantalan pipi dan perilaku orangutan seperti membuat sarang, orangutan memiliki kecerdikan, peranan orangutan sebagai penyebar biji dan memakan buah-buahan melalui media pemutaran film singkat di kelas tentang yang didokumentasikan para peneliti Gunung Palung. Penjelasan lainnya adalah tentang perlunya perlindungan terhadap orangutan sebagai satwa langka dan dilindungi.

Hari Rabu (11/11/2015), kami melakukan persiapan untuk rapat kegiatan PPO 2015 bersama panitia SMAN 1 Sandai di sore harinya. Setelah rapat usai, kami mempersiapkan untuk melakukan ekspedisi untuk diskusi dengan masyarakat desa Penjawaan, Kec. Sandai.

Diskusi di Desa Penjawaan, Kamis, (12/11/2015). Sebelum diskusi, kami melakukan puppet show (panggung boneka) di SDN 3 Penjawaan, Kecamatan Sandai. Mengenalkan satwa-satwa dilindungi di Tanah Kayong seperti orangutan, bekantan, kelasi dan burung enggang. Selain itu, dalam puppet show tersebut kami mengenalkan satwa melalui cerita.

Dalam diskusi tersebut, kami mendapat sambutan baik dari pihak desa. Mereka bersyukur dengan adanya sosialisasi tentang dampak lingkungan di desa tersebut. Keterancaman orangutan di Desa mereka (Desa Penjawaan), sudah sangat jarang terlihat, mengingat saat ini mereka tidak lagi melihat orangutan di sekitar desa mereka.

Pada malam harinya, kami melakukan pemutaran film lingkungan sebagai penyadartahuan sekaligus melihat gambaran jelas kerusakan lingkungan dan ancaman habitat orangutan saat ini melalui media film.

Di Jumat (13/11) pagi, sekitar pukul 09.00 hingga 10.30 wib kami melakukan puppet show ke dua di SDN 5 Petai Patah, Kecamatan Sandai. Hal yang sama kami lakukan untuk memperkenalkan tentang orangutan dan habitat hidupnya. Sore harinya, pukul 14.00 wib hingga 17.00 wib, kami berdiskusi dengan masyarakat Desa Petai Patah.

Banyak hal yang menarik dari yang kami peroleh, diantaranya adalah di Desa mereka orangutan sudah tidak pernah lagi melihat sejak tahun 2005 atau sudah sekitar 10 tahun lalu mereka tidak pernah melihat orangutan lagi. Selain itu, masyarakat mengeluhkan harga karet yang tak kunjung naik harganya. Kini di Desa mereka sudah dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit.

Pada Sabtu (14/11/2015), Selanjutnya menyambangi SMKN 1 Sandai, untuk mengadakan lecture (ceramah lingkungan) tentang materi orangutan dan hutan sebagai habitat hidupnya serta ancaman saat ini.

Dalam kegiatan PPO 2015, ikut hadir dari Yayasan Palung adalah Mariamah Achmad, Edward Tang, Ranti Naruri, Petrus Kanisius dan Hadjral. Selama sepekan rangkaian kegiatan PPO 2015 yang dipusatkan di SMAN 1 Sandai mendapatkan sambutan baik dari pihak sekolah.

Terbukti dari masyarakat umum, SD, SMKN 1 dan SMAN 1 Sandai, Komunitas Fotographer Sandai (Focus) sangat antusias mengikuti dan melaksanakan kegiatan PPO 2015.

Kegiatan berjalan sesuai rencana dan mendapat sambutan baik dari masyarakat dan pihak sekolah. Pada perjalanan pulang menuju Ketapang, kami berjumpa dengan banyaknya belalang di tepi-tepi jalan di sepanjang jalan Sumber Periangan. Seperti diketahui, munculnya belalang sebagai bukti hilangnya predator berupa burung-burung sebagai akibat dari kerusakan hutan di sekitar wilayah tersebut.

stiker PPO(1)

By : Petrus Kanisius ‘Pit’-Yayasan Palung

Tulisan ini sebelumnya pernah dimuat di :

http://pontianak.tribunnews.com/2015/11/17/pekan-peduli-orangutan-2015-inilah-yang-dilakukan-yayasan-palung

Baca juga :http://pontianak.tribunnews.com/2015/11/05/peringati-pekan-peduli-orangutan-di-sandai

http://www.kompasiana.com/pit_kanisius/setidaknya-inilah-yang-bisa-kami-sampaikan-untuk-pekan-peduli-orangutan_564c1aae307a619812b33684

 

 

Posted in YP

Published by

yayasanpalung

Yayasan Palung, berdiri sejak tahun 2002. Yayasan Palung (YP) merupakan lembaga non profit yang bekerja untuk konservasi orangutan dan habitat serta pengembangan masyarakat. Yayasan Palung bekerja dengan semua pihak yang mempunyai tujuan sama untuk perlindungan terhadap orangutan dan habitat di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.